Manfaat Istimewa Buah Kurma Jika Dikonsumsi Selama Bulan Ramadhan. Disunnahkan Rasullulah,

0
27

Warning: Illegal string offset 'url' in /home/makanana/tjute.com/wp-content/plugins/td-composer/legacy/common/wp_booster/td_social_sharing.php on line 77

Warning: Illegal string offset 'title' in /home/makanana/tjute.com/wp-content/plugins/td-composer/legacy/common/wp_booster/td_social_sharing.php on line 79


Menjelang Ramadhan 1442 H, buah kurma menjadi buah yang banyak dicari untuk hidangan berbuka puasa.

Bagaimana tidak, buah Kurma disunahkan Rasulullah untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Saat berbuka puasa, Rasulullah mengkonsumsi kurma masak (rothb) atau kurma kering (tamr) dalam jumlah ganjil, misalnya tiga, lima, atau tujuh.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan beberapa biji ruthab (kurma masak yang belum jadi tamr) sebelum shalat Maghrib; jika tidak ada beberapa biji ruthab, maka cukup beberap biji tamr (kurma kering); jika itu tidak ada juga, maka beliau minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits Hasan Shahih).

Ternyata terdapat beragam manfaat baik bagi tubuh jika mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa.

Berikut manfaat-manfaat mengkonsumsi buah Kurma bagi tubuh saat berbuka puasa yang dikutip , dari berbagai sumber : 

1. Menggantikan energi selama berpuasa 

Setelah beraktifitas selama berpuasa Ramadhan, tentunya menguras banyak energi.

Nah, konsumsi buah Kurma saat berbuka puasa dapat menggantikan energi bagi tubuh.

Kandungan glukosa pada kurma dapat menjadi sumber energi dan membantu mengembalikan kebugaran setelah berpuasa.

Sebanyak 100 gram kurma mengandung sekitar 277 kalori sehingga tubuh memiliki simpanan tenaga meski berpuasa seharian.

2. Mudah dicerna tubuh

Selama berpuasa, perut akan kosong dan metabolisme tubuh pun akan menjadi lebih lambat sehingga membutuhkan adaptasi untuk menerima makanan.

Kurma yang mengandung serat mampu diserap tubuh secara mudah sehingga jika dikonsumsi saat berbuka puasa dapat mencegah sistem pencernaan kaget.

Kandungan buah kurma membuat sistem pencernaan yang beristirahat seharian menjadi aktif kembali dan siap diberi asupan makanan dan minuman. 

3. Mencegah kelebihan makan 

Makanan-makanan yang mengandung protein tinggi
Makanan-makanan yang mengandung protein tinggi (thriveglobal.com)

Konsumsi buah Kurma saat berbuka puasa juga dapat membuat perut dan pencernaan cepat kenyang sehingga tidak berlebihan makan saat berbuka puasa.

Hal tersebut karena kandungan serat pada Kurma. Selain itu, kurma memiliki kandungan gula alami, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah dicerna oleh tubuh.

Kandungan tersebut dapat mengendalikan nafsu makan saat berbuka puasa dan mencegah makan yang berlebihan. Oleh karena itu, berat badan selama bulan Ramadhan akan tetap terkontrol.

4. Menyehatkan sistem pencernaan

Banyak orang mengalami masalah pencernaan saat berpuasa di bulan Ramadhan karena jarang mengkonsumsi serat.

Terutama kebiasaan makan berlebih dan tidak sehat saat berbuka puasa sehingga semakin mengganggu sistem pencernaan.

Buah Kurma memiliki kandungan asam amino dan serat larut. Jika dikonsumsi saat berbuka puasa, sistem pencernaan akan bekerja lebih nyaman.

Serat yang terkandung dalam buah kurma juga mampu membersikan usus dari beragam racun serta zat bagaya lainnya.

Kurma juga dipercaya menstimulasi perkembangan bakteri baik sehingga mencegah sembelit. Kandungan asam amino pada Kurma juga dapat membantu penyerapan nutrisi yang optimal. 

5. Menormalkan asam darah 

Saat berpuasa, tubuh akan membakar cadangan lemak sehingga membuat kadar keasaman darah meningkat.
Hal itu juga menjadi penyebab bau mulut saat berpuasa dan tubuh cepat merasa lelah.

Apalagi jika berbuka puasa dengan mengkonsumsi daging dan karbohidrat berlebih, asam darah semakin meningkat.

Jika dibiarkan tubuh akan mengundang penyakit diabetes, infeksi saluran kencing, tekanan darah tinggi, dan hemoroid atau wasir.

Mengkonsumsi buah Kurma menjadi pilihan yang tepat untuk menormalkan asam darah karena kandungan garam alkainnya.

6. Melancarkan buang air besar 

Jika kamu merasa berat badan naik, mulailah mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan lemak.
Jika kamu merasa berat badan naik, mulailah mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan lemak. (Boldsky)

Kandungan serat pada buah Kurma dapat mencegah penyerapan kolestrol jahat (LDL) dalam usus.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah Kurma juga terbukti efektif untuk melancarkan proses buang air besar.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here